Halaman

Tampilkan postingan dengan label Opini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Opini. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 Maret 2013

Penanganan Obat-obatan Bekas Pakai.

Anda peduli kesehatan...?? Dan
Anda sedang dalam perawatan dokter dengan minum obat dari resep dokter ...?? (seperti saya)

Kita berobat kerumah sakit / pelayanan kesehatan lainnya setelah kita pulang pasti diberikan obat yang telah diresepkan oleh dokter, ada obat pemakain luar dan obat pemakaian secara oral maupun anal. Namun setelah beberapa obat kita minum pasti ada obat yang tidak kita habiskan dengan alasan tertentu,entah sudah sembuh ataupun timbul alergi terhadap obat tertentu. Lain halnya kalau obat-obatan itu berupa antibiotik yang memang harus kita habiskan.
Nah mungkin menjadi pertanyaan apa pula maksud saya menuliskan tulisan ini ?.

Begini, setelah lama hampir 1 (satu) tahun ini saya di dalam kemasyarakatan dipercaya menjadi anggota Pengurus Tempat Pengolahan Sampah Terpadu menemukan ada orang yang mencari obat-obatan bekas entah untuk apa tujuan dan penggunaan obat-obat bekas pakai dan telah dibuang oleh warga, memang sih ada saja warga yang membuang obat di tempat sampah, walau tidak tentu setiap hari/seminggu/sebulan ada sampah obat dari warga. Disamping saya saat ini sedang dalam minum obat menjadi ingat lalu menulis info ini. Kalau menurut saya dan kalau boleh saya menghimbau, seperti postingan saya terdahulu "Hancurkan dan rusak botol kemasan baik air minum mineral maupun shampo,kecap dll, http://nikita-mylifemyhomeandmyblog.blogspot.com/2012/05/normal-0-false-false-false-en-us-x-none.html?m=1  dengan tujuan tidak di refill oleh orang yang tidak bertanggung jawab untuk diisi lagi dengan priduk aspal. Nah kalau masalah obat bekas dengan tidak berprasangka buruk terhadap suatu mata pencaharian seseorang maka hal sama juga saya anjurkan terhadap obat-obatan bekas pakai. Ada beberapa macam obat bekas pakai di tempat sampah :

1. Obat Cair Syirup/Salep , biarkan begitu adanya,namun jangan lupa label merk obat yang berisi nama dan pemakaian serta keterangan dari obat harus dirobek/dirusak sedikit namun Ingat jangan keluarkan isinya dan bercampur dengan sampah lain, karena Limbah bekas Obat merupakan kategori Limbah B3 (Barang Berbahaya).

2. Obat Racikan biasanya dibuat khusus (Kapsul/puyer sachetan) biarkan begitu adanya bersama kantong obatnya jangan dibuang tanpa pembungkus,karena Limbah bekas Obat merupakan kategori Limbah B3 (Barang Berbahaya). Karena kalau obat racikan tidak akan dicari oleh orang karena pastinya sulit mengetahui obat isi kandungan dan komposisinya.
3. Obat Dalam kemasan pembungkus Aluminium, nah obat inilah yang dicari oleh orang untuk diambil dan dijual lagi (entah tujuannya apa ? Kalau saya menebak akan dijual secara terpisah ke orang lain dengan tujuan meraup keuntungan, dan akhirnya diresepkan lagi (tehnologi sekarang sangat canggih hanya untuk sekedar  mencetak tanggal,kode produksi dan Exp date). Mudah mudahan anggapan saya salah,namun sebatas pengetahuan saya tiada lain pemanfaatan obat bekas pakai kalau tidak diresepkan/jual lagi ?????.

Akhirnya saran saya khusus obat yang terbungkus seperti lapisan aluminium foil sebaiknya dihancurkan tanpa membuka obatnya keluar (lama prosesnya) trus gimana caranya ? Ya digetok aja itu obat dari luar pembungkus aluminiumnya dengan benda keras tanpa harus merusak kemasanya, karena kalau rusak dapat mencemari sampah lainnya karena Limbah bekas Obat merupakan kategori Limbah B3 (Barang Berbahaya) , yang kita tidak tahu akan kandungan kimia dan efeknya. Nah kalau sudah hancur dalamnya obat, barulah kita buang ke tempat sampah dsn jangan lupa masukan dalam "Sampah Kering". Itulah kiranya beberapa tips/himbauan yang dapat saya bagikan, karena saya juga peminum setia obat resep dokter beberapa tahun ini terkait akan keluhan gangguan kesehatan yang saya alami dan menjadi pelajaran bagi saya sendiri dalam penanganan sampah obat belas pakai, dan betapa pentingnya sebuah obat dalam kita berikhtiar dalam kesembuan penyakit yang kita derita.
Info tambahan mungkin ga ada salahnya tetap waspada memeriksa kode &  tangga produksi serta Expired Date kadalaluarsa obat yang akan kita konsumsi.
Demikian saya tulis mudahmudahan bermanfaat bagi diri saya sendiri syukur-syukur untuk oranglain.

Rabu, 25 Juli 2012

Meningkatkan Percaya Diri Anak di Tahun Ajaran Baru

Saat ini merupakan hari-hari pertama Anak kita masuk kesekolah / kelas yang baru. Sebenarnya apasih yang dirasakan seorang Anak kira-kira dalam menititi jalan sebagai murid baru / memiliki teman-teman baru di Sekolah / Kelas yang baru ? Mungkin sebagian anak ada yang senang, takut, penasaran dan tidak sabaran untuk menunggu saatnya untuk masuk sekolah.Tentunya kita sebagai orang tua telah melihat gejala-gejala psikis Anak kita dalam menghadapi hal tersebut. 

Sebagian orang tua yang anaknya masuk kesekolah baru pasti ini sangat dipusingkan dari segi biaya pendidikan, apalagi tidak hanya satu dan / dua anaknya yang sekolah/kelas baru. Mereka disamping harus menyediakan biaya pendidikan juga harus memikirkan tuntutan atas permintaan anaknya akan Alat-alat tulis dan seragam baru. Duh Sulitnya menjadi Orang Tua....., lalu untuk bagaimana ya dulu Orang2 tua kita saat menyekolahkan kita dahulu ???.

Kembali ke pada kita para orang tua yang anak-anaknya saat ini masuk ke Tahun Ajaran Baru, sebenarnya adalah kewajiban kita untuk dapat meningkatkan Percaya Diri Anak untuk menyongsong dan menjalani tahun ajaran baru ini.Percaya diri anak disini menjadi penting dikarenakan seorang anak dengan berbagai kondisi kejiwaannya, tingkat interaksi sosial serta prestasi akademiknya memerlukan sebuah " PD " / Percaya Diri, misalkan sebutlah anak manja/anak mami yang tidak terbiasakan akan interaksi dan campur tangan orang lain selain Orang tuanya, disini mereka akan kesulitan untuk menjalani suasana kelas/Sekolah yang baru dengan teman dan lingkungan yang baru, Lalu anak yang di tahun lalu tidak naik kelas dsb,  disinilah peran orang tua untuk dapat meningkatkan semangat belajar dan menimbulkan rasa Percaya Diri kepada Anak-anak kita sehingga mereka dapat sukses di sekolah/Kelas yang baru.

Meningkatkan percaya diri anak dapat dilakukan oleh orang tua di berbagai tempat/Waktu/Kesempatan/Cara.

1.             Pemberian Contoh oleh Orang Tua di segi kehidupan rumah tangga adalah lebih baik dari pada Nasehat;

Berikan kepada anak-anak dirumah dengan  karakter positif anda-anda  sebagai orang tua, antara lain :
a.         Konsisten, terhadap berkata-kata dan perbuatan anda dirumah jangan terkesan Orang tua yang ‘plin plan”/ Ingkar janji dan tidak disiplin. Misalkan anda memerintahkan tutup pintu (kamar mandi) setelah engkau ke kamar mandi !!!. Tapi kita sendiri lebih sering melanggarnya.
b.        Bagikan pengalaman unik dan baik anda kepada anak-anak;
c.         Akui kesalahan anda dan jangan malu untuk meminta maaf kepada anak;
d.        Tunjukan perhatian;
e.         Ajak anak anda sesekali ke Kantor Anda;
f.         Libatkan / ajak anak dalam kegiatan lingkungan
g.        Membangun ikatan keluarga yang sehat.
h.        Selesaikan masalah apapun dengan secara bijak dan rileks;
i.          Tunjukkan Gaya Hidup Sehat dirumah Anda.

2.        Tanamkan Kebersamaan;
Sebenarnya seorang anak tak selalu susah diatur. Anak-anak sebenarnya bisa tetap dekat kepada orangtuanya, Asalkan sedari kecil orangtuanya sudah menanamkan kebersamaan dalam keluarga sejak dini. Untuk menumbuhkan kebersamaan dapat dilakukan dengan berbagai cara misalkan perhatian fisik, psikis dan jangan lupa memberikan sentuhan-sentuhan kecil seperti cium,peluk dan raba. Perlu juga bagi para orang tua untuk  Makan malam bersama keluarga, karena dalam kita dimeja makan (kalau ada) kita dapat bercengkrama sesudah makan,interaksi dan menanyakan sekedar "Bagaimana sekolah Mu ...?

3.             Kontak Mata.
Jadikan berkumpul bersama dirumah pada suatu saat tertentu adalah suatu kebutuhan . Berkumpul dan dekat secara fisik bersama keluarga adalah lebih baik untuk perkembangan diri seorang anak.
Kemudian ada teknologi untuk menggantikannya untuk berkomunikasi secara langsung tanpa kontak mata (Telepon,HP,dll) yang dapat kita sebut sebagai komunikasi tanpa kontak mata.
Komunikasi tanpa kontak mata itu ada dampak negatifnya juga buat anak kita menjadi kurang empati pada orang tuannya, anak tidak bisa melihat perubahan emosi orang tuanya.
Apalagi parahnya sudah Kontak mata tidak, secara tidak langsung juga  tidak, anak menjadi kurang perhatian,prestasi belajar menurun,tingkat interaksi sosialnya juga kurang baik,  Temperamen Anak yang kurang stabil.

4.        Pembagian Tanggung Jawab yang harus di kerjakan oleh anak dirumah (remaja);
Pembagian tanggungjawab bagi anak dapat dimulai sejak dini dengan pembagian tugas kecil-kecilan dirumah (merapihkan tepat tidurnya,mandi sendiri sampai kepada tugas-tugas seperti mengepel lantai, membersihkan dan merapihkan ruangan)
Bagi anak-anak dengan pemberian tanggung jawab adalah sebuah keterampilan yang bisa untuk menjadi bekal di kemudian hari.
Tanggung jawab itu membuat anak memilki kebutuhan untuk dapat membantu orang tua.

Selamat dicoba dan dirasakan......

Selasa, 28 Februari 2012

Media Sosial dan Gadget Pengaruhnya Bagi Anak-anak dan Remaja Kita.

Pemandangan seperti ini sudah biasa :
1.       Satu keluarga duduk bersama di restoran cepat saji,tempat rekreasi,tempat hiburan sambil menikmati hari akhir pekannya tetapi masing-masing hampir tidak ada komunikasi verbal diantara mereka. Mereka masing-masing sibuk sendiri dengan Gadgetnya berselancar di dunia maya dengan Gadgetnya, ada yang BBMan,Game Online, YM,FB,Tweet dll.
2.       Orang tua di rumah, di sekolahan anak,di tempat bermain yang intinya orang tua sedang beraktifitas menjaga anak-anaknya bermain/memberi  makan anaknya sambil asyik bermain dengan Gadgetnya , ada yang BBMan,Game Online, YM,FB,Tweet dll, Ehhhh….anaknya jatuh/ketabrak motor (Parah), baru sadar, akhirnya anaknya tidak selesai-selesai makanya, Ha……ha….ha….
3.       Kumpulan Anak-anak,remaja sedang berkumpul ria baik disekolah, ditaman kota,dipinggir jalan,dicafe,restoran cepat saji dll, tidak ada komunikasi verbal diantara mereka Mereka masing-masing sibuk sendiri dengan Gadgetnya berselancar di dunia maya dengan Gadgetnya, ada yang BBMan,Game Online, YM,FB,Tweet dll.
4.       Kecelakaan, akibat mendengarkan dari gadgetnya pada saat dan volume yang tidak tepat, misalkan ketabrak kereta,kendaraan lain,. Dan bisa juga pada saat menggunakan Gadget pada saat dan kondisi yang tidak tepat misalnya tabrakan lalu lintas

Dalam kemajuan era teknologi saat ini keadaan tersebut diatas memang kerap kali kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari di daerah perkotaan maupun sub urban di hamper kota-kota besar di Indonesia, apalagi dengan ditunjang kemajuan perangkat keras dan lunak (Gadget) saat ini yang memudahkan seseorang untuk berselancar di dunia maya, dunia tanpa batas ini.

Pengaruh Buruk Media social dan Gadget bagi anak anak dan remaja adalah antara lain :

1.       Anak-anak atau remaja yang kita sayangi  menjadi lebih Narsis (Orang-orang yang terpesona atau terobsesi secara berlebihan dengan diri sendiri). Dalam Mbah Wikipedia Narsisisme (dari bahasa Inggris) atau narsisme (dari bahasa Belanda) adalah perasaan cinta terhadap diri sendiri yang berlebihan. Orang yang mengalami gejala ini disebut narsisis (narcissist). Istilah ini pertama kali digunakan dalam psikologi oleh Sigmund Freud dengan mengambil dari tokoh dalam mitos Yunani, Narkissos (versi bahasa Latin: Narcissus),
2.       Anak-anak atau remaja yang kita sayangi  lebih banyak curhat isi perasaan yang terjadi pada dirinya kepada jejaring social ketimbang kepada kita orang-orang tuanya. Ya maklum kedua orang tuanya sibuk kerja mencari nafkah atau  Ibunya dirumah gaul dan eksis dengan teman sekolahnya/tetangganya, bahkan lebih parahnya Orangtuanya juga sibuk dengan Gadgetnya berselancar didunia maya.
3.       Anak-anak atau remaja yang kita sayangi   menjadi terasing di dilingkungannya akibat orang tuanya sibuk dan Eksis dan Gaul, akhirnya mereka lebih nyaman didunia maya.Mereka gemar mengurung diri dalam kamar dengan Gadgetnya dan  gemar ke warnet.
4.       Anak-anak atau remaja yang kita sayangi , lebih mudah terjangkit rasa cemas berlebihan,depresi dan kelainan psikologis.
5.       Yang jelas Anak-anak atau remaja yang kita sayangi  nilainya lebih rendah, prestasinya turun naik seperti Bursa Saham.

Pengaruh Positif  Media social dan Gadget bagi anak anak dan remaja adalah antara lain :

1.       Anak-anak atau remaja yang kita sayangi akan memilki rasa Virtual emphaty  yang cukup besar di dunia maya kepada rekan-rekannya didalam jejaring social media yang mereka ikuti. Sekedar mengucapkan selamat ultah,saling nasihati di kala mereka Galau.
2.       Anak-anak atau remaja yang kita sayangi yang memilki sifat tertutup/malu-malu/susah bergaul, menjadi belajar bersosialisasi bersembunyi dibalik Gadget mereka di dunia maya;
3.       Alat / media komunikasi bagi para guru-guru untuk berhubungan dengan para mudridnya.

Keadaan ini membuat Orang tua masa kini menjadi sangat kuatir, dan wajar kekuatirannya itu, ditambah berita-berita miring belakangan ini, akibat dari jejaring social media saat ini. Seperti Penculikan, penjualan anak, seks dunia maya,pergaulan bebas yang semua itu berawal dari jejaring social saat ini.
Orang Tua yang melahirkan anaknya di era saat ini banyak dituntut untuk mengerti dan mengikuti perkembangan jaman termasuk didalamnya perkembangan di dunia maya dan perkembangan dari kemajuan perangkat keras (Gadget) didalam Wikipedia Gadget adalah Gawai[1] atau acang[2] (Bahasa Inggris: Gadget) adalah suatu peranti atau instrumen yang memiliki tujuan dan fungsi praktis spesifik yang berguna yang umumnya diberikan terhadap sesuatu yang baru. Gawai dianggap dirancang secara berbeda dan lebih canggih dibandingkan teknologi normal yang ada pada saat penciptaannya.

Lebih Parahnya ada orang tua sekarang yang GapTek (Gagap Teknologi) Julukan anak sekarang bagi yang tidak adaptif terhadap kemajuan jaman.  Sama sekali Ga tau apa itu Facebook,Twitter,BBMan,YM,Mig32,dll, Lebih Parah !!!!!!
Apa yang Harus Kita Lakukan sebagai Orang Tua ?
1.       Orang tua jangan Gaptek Belajar dan belajar, saat ini kemajuan teknologi IT sangat pesat, lebih banyak Tanya dan belum tentu harus memiliki untuk mengetahui lebih dekat;
2.       Jangan terlalu cepat membelikan Gadget yang bagus dengan fasilitas OK, sesuaikan dengan Umur dan tingkatan sekolah dan kebutuhan,  bukan Kantong Orang tuanya mampu.
3.       Selalu Periksa secara rutin kegiatan akun-akun pribadinya di dunia maya, jgn biarkan mereka curhat ke orang yang salah !;
4.       Selalu Periksa Log/Hystory secara rutin dari pemakaian Gadgetnya ( Makanya belajar tuh Pak…Bu…sama tetangga terdekat);
5.       Komunikasi Orang tua dengan anak lebih di intensifkan. Pendapat orang pintar dengan perbandingan 1 : 5, Bicara dengan anak kita 1 menit, Kita mendengarkan cerita/pendapat anak 5 menit.

Demikian mungkin cukup membantu.

Selasa, 17 Januari 2012

Ketika Rakyat Harus Memilih Solusi Bahan Bakar Minyak 1 April 2012…..




Masyarakat saat ini sedang memikirkan adanya keputusan dari Pemerintah Indonesia yang pada tanggal 1 April 2012 ini akan melakukan pembatasan terhadap konsumsi pemakaian Bahan Bakar  Minyak (BBM) bersubsidi , mungkin yang lebih dahulu memikirkan kebijakan Pemerintah ini baru Masyarakat  di Pulau Jawa & Bali yang pertama diterapkan kebijakan pembatasan BBM bersubsidi ini.

Saat ini, penerapan pembatasan BBM bersubsidi tinggal menunggu terbitnya dua Peraturan Presiden (Perpres), yakni aturan perubahan atas Perpres Nomor 55 Tahun 2005, serta aturan revisi Perpres Nomor 9 tahun 2006. Kedua Peraturan Presiden itu mengatur seputar harga jual eceran BBM dalam negeri. Jadi mulai 1 April 2012, masyarakat pengguna mobil pribadi hanya boleh menggunakan BBM nonsubsidi. Kalau tidak memakai pertamax, maka dia tidak mendapat bensin, atau dia bisa juga pindah ke transportasi umum atau sepeda motor. Waduh, ini membuat binggung rakyat Indonesia khususnya P.Jawa dan Bali yang pertama diterapkan kebijakan Pemerintah ini .....Pusing.....#%&%&^%*????;.
Kalau kita menyimak dari niatan Pemerintah dengan adanya Pembatasan BBM Bersubsidi maka Pemerintah menyediakan pilihan-pilihan kepada Rakyat untuk memilih Atau sebenarnya Masyarakat di paksa  untuk memilih :

1.             Beralih kepada Moda Angkutan Massal / Umum;
Pembatasan bahan bakar minyak bersubsidi seharusnya diimbangi dengan penyediaan angkutan umum yang murah, nyaman, dan mudah didapat. Semestinya sebelum pembatasan BBM, pemerintah sudah dapat menyediakan angkutan umum yang nyaman, murah, dan mudah didapat, sehingga ada moda transportasi pilihan bagi rakyat menengah kebawah untuk memakai Transportasi umum dalam aktifitas kerja dan perekonomian sehari-hari. Namun apa yang terjadi di lapangan :
a.          Tidak ada satu pun “peran dari Pemerintah” dalam peneyediaan Transportasi yang berbasis pelayanan Publik yang memadai, seperti MRT (Mass Rapid Transit ), Monorail, BRT (Bus Rapid Transit) sebagai pengganti pilihan penggunaan mobil pribadi untuk beraktifitas sehari-hari. Melihat Pasal 139 dan 158 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan menyebutkan bahwa pemerintah wajib menyediakan angkutan umum, namun adakah yang benar-benar disediakan oleh Pemerintah dalam angkutan umum ?.....Pusing.....#%&%&^%*????;
b.         Pelayanan Angkutan Umum saat ini belum dapat dijadikan dasar untuk masyarakat berpindah ke angkutan umum,ini dikarenakan banyaknya angkutan umum yang berumur tua, tidak laik operasi, tidak aman, dikarenakan banyaknya kejahatan dalam angkutan umum dan  Tidak nyaman (banyak pedagang kaki lima , pengemis dan pengamen di angkutan umum);
c.          Infrastuktur untuk sarana angkutan umum berbasis Mass Transport  saat ini yang belum / jauh dari kata memadai, contoh Halte, Terminal Bus, Stasiun KA.

Jika pemerintah tidak menyediakan angkutan umum nyaman, murah, dan mudah didapat  pengguna sepeda motor pasti akan bertambah ini akan menjadi beban lalu lintas bagi jalan-jalan di P. Jawa Bali tahun kedepannya.

2.             Pindah Moda Split, menjadi naik Sepeda Motor;

Pemerintah harus sudah dapat menyediakan angkutan umum yang nyaman, murah, dan mudah didapat, sehingga ada moda transportasi pilihan dan tidak seolah-olah dipaksa masyarakat untuk membeli sepeda motor untuk sekedar dapat melaksanakan tugas dan aktifitas sehari-hari.
 Memang untuk mendapatkan sepeda motor di kalangan masyarakat saat ini sangat mudah, masing-masing Pabrikan berlomba untuk dapat menjual motor pertahunnya meningkat dengan memudahkan proses pembelian dan menurunkan DP/Tanda Jadi (uang muka) bahkan saat ini ada yang Tanpa Uang Muka sudah mendapatkan Sepeda Motor idaman, bukan main…….....Pusing.....#%&%&^%*????;
Membeli motor, kalau ini menjadi pilihan segaian besar rakyat menengah kebawah untuk mensiasati kebijakan Pemerintah maka kira-kira apa yang terjadi, misalnya di Jakarta sebagai Ibukota Negara, antara lain :
a.          Angka kecelakaan akan tinggi, beberapa ungkapan hasil data analisis memberikan fenomena bahwa kendaraan yang rentan akan kecelakaan lalu lintas di jalan adalah kendaraan roda dua yakni Sepeda Motor , Jika populasi motor bertambah diprediksi beban jalan dan kecelakaan akan makin meningkat ;
b.         Kemacetan lalu lintas akan terjadi dimana-mana di karenakan karakteristik pengemudi motor yang sebagian besar ugal ugalan saat di jalan, yang dapat menyebabkan kemacetan disana sini.
c.          Kenyamanan kurang karena masih terkena panas dan hujan , apalagi saat ini cuaca di Jakarta yang extreme.

Nah apalagi setelah Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah mewaspadai lonjakan populasi sepeda motor jika pengguna mobil pribadi diharuskan membeli bahan bakar minyak (BBM) non subsidi. Dan dengar punya dengar Kemenhub mengusulkan agar sepeda motor juga dilarang membeli BBM subsidi jenis Premium, pasti rakyat akan tambah bingung.....Pusing.....#%&%&^%*????;

3.             Membeli Converter Kit BBG.

Dalam 1 April 2012 nantinya dikala Pembatasan BBM bersubsidi sudah berjalan dan Kalau kita tidak mau beralih ke angkutan umum dan juga tidak mau beralih ke Sepeda Motor ya, …..Converter kit BBG harus menjadi pilihan kita. Converter kit itu sebenarnya alat penambahan untuk kendaraan, yang biasa pakai BBM, bisa pakai gas , fungsi dari konverter kit adalah pengguna kendaraan bisa memilih menggunakan BBM atau BBG. Sehingga nantinya jika pemerintah memberlakukan pembatasan BBM bersubsidi, yang salah satunya adalah dengan memberlakukan conversi BBM ke gas, masyarakat bisa menentukan pilihannya. "Jadi kalau dengan converter kit, bisa pakai gas atau BBM, punya dua pilihan,".
Sayangnya, alat yang dinilai sebagai salah satu cara untuk bisa merealisasikan rencana pemerintah dalam pembatasan BBM ini cukup mahal. Satu unit konnverter kit di banderol Rp9-13 juta per unit. Aplikasi pada kendaraan berupa penambahan tabung gas dan converter kit yang bentunya disesuaikan dengan fisik kendaran.  Moga saja conversi bensin ke BBG dapat berejalan dengan sukses seperti konversi minyak ke gas. Dan yang pasti harus aman….....Pusing.....#%&%&^%*????;
Lalu Yang masih menjadi kendala program konversi BBM ke BBG adalah minimnya infrastruktur, khususnya SPBG. Itu yang masih menjadi kendala utama, Masalah timbul kemana akan membeli Liquid Gas for Vehicle (LGV) dan Compressed Natural Gas (CNG), mengingat SPBU saat ini belum menyediakan LGV atau CNG baru saat ini 6 (enam) lokasi di Jakarta itu pun harus berebut dengan Busway dalam pengisiannya.
Pada Februari mendatang, pemilik mobil pribadi sudah bisa memesan  konverter kit buatan PT Dirgantara Indonesia (DI) dengan kisaran harga Rp 12 juta per unitnya. Penjualan itu dilakukan demi menggalakkan konsumsi bahan bakar gas (BBG) untuk mengurangi konsumsi bahan bakar minyak (BBM).